Home Jokowi Mengharukan!!! Zubaedah Ingin Temui Pembakar Suaminya. Tujuanya Hanya Ingin Tanyakan Hal Ini…..

Mengharukan!!! Zubaedah Ingin Temui Pembakar Suaminya. Tujuanya Hanya Ingin Tanyakan Hal Ini…..

SHARE

Bruniq.com

BEKASI – Siti Zubaedah (25), istri pria yang tewas dibakar massa meminta kepada polisi agar dipertemukan dengan para tersangka.
Zubaedah penasaran dengan alasan kelima pelaku yang ditangkap, karena telah mengeroyok hingga membakar Muhammad Al Zahra alias Joya (30).

“Saya ingin tahu penjelasan mereka, kenapa sampai setega itu membakar suami saya. Memang tidak memiliki hati nurani apa?” kata Zubaedah saat ditemui di rumahnya di Kampung Jati RT 04/05, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Rabu (9/8/2017).

Dalam kesempatan itu, Zubaedah mengapresiasi upaya Polri dengan menangkap lima dari tujuh tersangka.
Zubaedah meminta agar mereka dihukum setimpal sesuai aturan yang berlaku.
“Kami berharap agar dua pelaku yang lolos bisa ditangkap, karena hati belum tenang,” ujar Zubaedah.

Zubaedah mengaku terpukul dengan kejadian yang menimpa suaminya.
Apalagi saat ini dia sedang mengandung anak kedua berusia enam bulan.

Tidak hanya itu, dia juga harus menanggung beban biaya anak pertamanya yang kini berusia empat tahun.

“Untungnya banyak pihak yang membantu. Saya berharap anak saya bisa bersekolah sampai ke perguruan tinggi,” katanya.
Saking terpukulnya hati Zubaedah, dia tidak mampu menghadiri proses autopsi jenazah Joya di TPU Kedondong, Perumahan Buni Asih, Cikarang Utara.
Alasannya, dia tidak tega melihat makam sang suami dibongkar petugas.

“Hasil autopsi dan penyelidikan kami serahkan ke polisi,” ujarnya.

Kuasa Hukum keluarga Joya, Abdul Chalim Soebri menambahkan, warga harus mengedepankan sisi kemanusian, meski yang ditangkap adalah pelaku pencurian.
Dengan demikian, kasus serupa tidak terulang kembali di masyarakat.

Massa di Bekasi Tak Diizinkan Ikuti Proses Autopsi di Pemakaman
“Serahkan hal ini ke polisi, karena kewenangan mereka. Tidak dibenarkan bila masyarakat yang menanganinya,” jelas Chalim.

loading...
Komentar Lewat Akun Facebook