Home Jokowi Keinginan Masyarakan Nama Tito Karnavian sebagai Cawapres Jokowi, Menurut Anda?

Keinginan Masyarakan Nama Tito Karnavian sebagai Cawapres Jokowi, Menurut Anda?

SHARE
Jenderal Tito Karnavian.

Bruniq.com- Lembaga Pusat Kajian Kepolisian (Lemkapi) menilai keinginan masyarakan yang mengharapkan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian masuk dalam bursa Cawapres 2019 mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) patut diapresiasi. Namun, karena Tito masih aktif sebagai anggota Polri maka pengusulan Cawapres itu bisa merugikan institusi Polri.

“Apalagi Tito sendiri telah berkali-kali menjelaskan tidak punya keinginan terlibat dalam dunia politik,” ujar Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan kepada SP, Sabtu (5/8).

Menurut Edi, Lemkapi memahami keinginan besar berbagai elemen masyarakat itu sebagai wujud apresiasi dan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Tito yang memang bagus dalam mengelola keamanan di negeri ini.

“Kita akui sejak Tito jadi Kapolri., kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin baik. Kinerja Polri juga tambah profesional. Khususnya, dalam menangani aksi teror, narkoba, dan kejahatan lainnya,” tambah Edi.

Dia mengatakan, berdasarkan hasil penelitian dan kajian Lemkapi, selama setahun lebih menjabat sebagai Kapolri, banyak peningkatan dalam kinerja kepolisian. Anggaran Polri naik dalam tiga tahun terakhir dari Rp 44 triliun menjadi Rp 84 triliun. Remunerasi anggota Polri juga naik dari 30 persen menjadi 54 persen.

Selain itu, sedikitnya 7 Polda naik peringkat dari tipe B (bintang satu) ke tipe A (bintang dua). Pengelolahan keamanan mulai dari pilkada serentak dan penanganan aksi demo di Jakarta dan kota besar lainnya juga bagus. Ini semua menunjukkan bahwa memang kinerjanya cukup baik dan ia cukup berhasil menjalankan amanahnya menjelang dua tahun masa kerjanya.

“Dalam pengamatan kami, walau Tito banyak diunggulkan, tapi Tito sendiri menyatakan tidak tertarik untuk masuk dalam dunia politik. Bahkan, Tito terlihat lebih tertarik untuk menjadi seorang pengajar daripada menjadi politikus. Melihat capain yang sudah dilakukan Polri saat ini, kami berpandangan sosok Tito saat ini sangat diibutuhkan oleh Polri untuk terus meningkatkan profesionslisme di jajaran Polri,” paparnya.

Karena itu, ia berpendapat, sebaiknya masyarakat memberikan kesempatan agar Tito terus membawa Polri ke arah perubahan hingga mendekati masa jabatannya selesai. “Kita harapkan Pak Tito menyelesaikan tugasnya minimal sampai tahun 2020,” kata mantan anggota Kompolnas ini.

Ia juga juga berharap kepada semua pihak agar menahan diri untuk tidak mencoba membawa nama Tito Karnavian ke panggung politik. Hal Ini untuk menjaga kesejukan dalam internal Polri dan menjaga profesionalisme Polri agar jauh dari urusan politik.

loading...
Komentar Lewat Akun Facebook